hd

Vaksin Ebola Dipertimbangkan Juga untuk Gorila dan Simpanse

Jakarta, Ketika virus Ebola mewabah di Afrika diperkirakan sepertiga populasi primata besar seperti gorila dan simpanse musnah. Untuk melindungi populasi, peneliti mempertimbangkan memberikan vaksin pada hewan tersebut.

Dipublikasi dalam jurnal Scientific Reports Dr Peter Walsh dari University of Cambridge mengatakan saat ini vaksin untuk Ebola sudah mulai dikembangkan dengan efektivitas hampir 100 persen. Menurutnya menjadi kewajiban moral manusia untuk melindungi ‘kerabat terdekatnya’ dari ancaman virus.

“Penyakit Ebola adalah ancaman besar untuk gorila saat ini. Kita sudah biasa memvaksinasi anak-anak, hewan ternak, peliharaan, dan margasatwa lainnya, mengapa kita tidak memvaksinasi juga kerabat terdekat kita,” ungkap Peter seperti dikutip dari BBC, Senin (13/4/2017).

Peter mengatakan pada gorila atau simpanse infeksi oleh virus Ebola terbukti sangat mematikan. Tingkat mortalitasnya bisa mencapai 98 persen menjadikan virus sebagai salah satu faktor ancaman setelah hilangnya habitat dan pemburu hewan liar.

Menanggapi hal tersebut Liz Macfie dari International Union for Conservation of Nature mengatakan meski dasarnya baik namun kemungkinan ide untuk memvaksinasi gorila dan simpanse liar akan sulit dilakukan. Alasannya karena para hewan tersebut tak terbiasa dengan kehadiran manusia sehingga akan ada tantangan untuk menjangkaunya.

Selain itu ada juga risiko terjadinya kasus infeksi baru ketika hewan liar diberikan vaksin.

“Selalu ada risiko terjadinya kasus patologi atau infeksi baru ketika Anda menggunakan vaksin untuk hewan liar… vaksin baru dites pada sejumlah kecil sampel hewan sehingga kita tidak tahu kemungkinan ada efek lain,” pungkas Liz.

 

Sumber

Kontak Kami

Perusahaan

home : Alamat Perusahaan
phone : No Telephon
sms : No SMS
bbm : Pin BB
email : Email

 

Gallery
Jam
Pengunjung

CONTOH

whatsapp
whatsapp